Kamis, 21 Februari 2013

struktur sosial



BAHAN AJAR


Mata Pelajaran            :  Sosiologi
Kelas / Semester          :  XI / Ganjil
Waktu                                     :  4 X 45 menit
Standar Kompetensi   :  Memahami struktur sosial serta berbagai faktor pemyebab                                                                 konflik dan mobilitas sosial 
Kompetensi Dasar       :  1.1 Mendiskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam                                                                       fenomena kehidupan masyarakat

                                        ~ Mendiskripsikan pengertian struktur sosial
Indikator                     :   ~ Mendiskripsikan diferensiasi sosial
                                        ~ Mengidentifikasi diferensiasi berdasarkan ras, suku, agama,                                                              dan gender


 Pengertian STRUKTUR SOSIAL:

 Berasal dari bahasa latin  Structum yang artinya menyusun/ membangun.

   Dalam sosiologi, struktur sosial adalah: suatu bangunan sosial yang saling tergantung dan    membentuk suatu pola tertentu yang terdiri atas pola perilaku individu, kelompok institusi maupun masyarakat secara luas.

 Unsur pokok struktur sosial:  kaidah sosial, lembaga sosial, kelompok sosial, lapisan sosial.

 Unsur- unsur:
  1. Kelompok sosial                      5. Stratifikasi sosial
  2. Kekuasaan & Wewenang        6. Lembaga sosial/ Pranata sosial
  3. Kaidah  sosial                          7. Status & Peran sosial.
  4. Kebudayaan

Fungsi:
  1. Sbg dasar untuk menanamkan disiplin sosial (berkaitan dg kaidah kelompok)
  2. Sbg pengawas (membatasi perilaku masyarakat)
  3. Sbg identitas yg dpt membedakan dg masyarakat yg lain.
  4. Sbg alat solidaritas sos diantara individu & kelompok yg menduduki posisi sama
  5. Sbg alat distribusi hak istimewa yg obyektif
  6. Sbg penentu simbol status
  7. Sbg kriteria sistem pertentangan
  8. Sistem pelapisan pd strata yg diciptakan menyangkut prestise dan penghargaan
  9. Tingkat kesulitan untuk bertukar kedudukan.

Ciri- ciri:
  1. Bersifat abstrak                                   4. Adanya dimensi vertikal & horisontal
  2. Sll berkembang & dpt berubah           5. Mrp bag dr sistem pengaturan tata ke
  3. Sbg landasan sebuah proses sos              lakuan & pola hub masy.

Bentuk struktur sosial:  Differensiasi sosial & Stratifikasi sosial


Pengetian DIFFERENSIASI SOSIAL:

Pembedaan masyarakat secara horizontal atas dasar perbedaan ras, etnis, agama, jenis kelamin, gender, usia, profesi, dan klan.






Klasifikasi terhadap perbedaan- perbedaan yang diciptakan secara sosial.

Menurut Soerjono Soekanto:
Differensiasi sosial merupakan variasi pekerjaan, prestise dan kekuasaan yg terdapat dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial.

Faktor- faktor yang melatarbelakangi ketidaksamaan sosial:
  1. Keadaan Geografis
(perbedaan iklim, tanah & lingkungan yg berbeda menyebabkan masyarakat Indonesia memiliki perbedaan corak dan tradisi).
  1. Perbedaan Ras
(ciri- ciri fisik manusia yang berbeda menyebabkan ketidaksamaan sosial).
  1. Potensi Diri
(pekerjaan/ profesi, kekayaan dan kegemaran).
  1. Perbedaan Budaya
(menyangkut perbedaan kepercayaan, ideologi, sistem nilai & norma).
  1. Latar Belakang Sosial
(tingkat pendidikan, kekuasaan & prestise).

Ciri pembeda dalam differensiasi sosial:
  1. Ciri Fisik
Dalam. differensiasi sosial, ciri- ciri fisik disebut fenotipe kuantitatif.
Differensiasi sosial timbul karena ciri- ciri fisik.
  1. Ciri Sosial
Differensiasi sosial timbul karena adanya perbedaan pekerjaan, prestise, kekuasaan dan peranan. Sebagai contoh perilaku seorang tehnisi berbeda dengan perilaku seorang psykolog.
  1. Ciri Budaya
Differensiasi sosial timbul karena adanya perbedaan pandangan hidup yang menyangkut nilai- nilai, sistem religi/ kepercayaan, sistem kekeluargaan & keuletan. Hal ini dapat dilihat mll pakaian adat, kesenian, bahasa dsb.

Bentuk- bentuknya:

  1. DIFFERENSIASI RAS.
Pengelompokan masyarakat berdasarkan ciri- ciri fisik dan biologis  yang sama.

Menurut A.L. Kroeber ras dibedakan menjadi 5 yaitu;
a.       Austroloid

b.      Mongoloid;
~Asiatic Mongoloid (Asia Utara, Tengah & Timur)  
~Malayan Mongoloid (Asia Tenggara, Indonesia,    Malaysia,   Filipina &    Taiwan)
      ~American Mongoloid (penduduk asli seperti Indian & Eslimo)
      Kulit kuning sampai sawo matang, rambut lurus, sipit & bulu badan sedikit.

c.       Kaukasoid; 
~Nordic (Eropa Utara & sekitar laut Baltik)
~Alpin (Eropa Tengah & Timur)
~Mediteranian (sekitar laut Tengah, Afrika Utara, Armenia, Arab & Iran)
                  ~Indic (India, Pakistan, Bangladesh & Srilanka)
     Kulit putih, mancung, pirang/ coklat kehitam- hitaman, kelopak mata lurus.

d.      Negroid;
~African Negroid (benua Afrika)
~Negrito (Afrika tengah, Filipina, semenanjung Malaya)
      ~Melanesia (Papua & kawasan Pasifik)
      Kulit hitam, keriting, bibir tebal, kelopak mata lurus.

e.       Ras- ras khusus;
~Bushman (Afrika selatan, gunung Kalahari)
      ~Weddoid (Sulawesi selatan & pedalaman Srilanka)
      ~Polynesian (kepulauan Polinesia & Micronesia)
      ~Ainu pulau (Hokaido &Karafuto, Jepang).

Masyarakat Indonesia bagian Barat termasuk ras Malayan Mongoloid (Melayu tua & muda)
Masyarakat Indonesia bagian Timur & Tenggara termasuk ras Negroid
Masyarakat Indonesia bagian Sulawesi selatan termasuk ras Weddoid

Faktor penyebab perbedaan fisik:
1.      Kondisi geografis dan iklim.
Orang- orang yg tinggal di daerah dingin cenderung berhidung mancung & menonjol karena dpt memanaskan & melembabkan udara sebelum masuk ke paru- paru
2.      Faktor makanan.
Pada daerah yg berhawa dingin, sosok manusianya cenderung lebih tinggi karena jenis makanan
3.      Faktor perkawinan (amalgamasi)

  1. DIFFERENSIASI ETNIS/ SUKU BANGSA
Pengelompokan masyarakat berdasarkan ciri- ciri yang mendasar dan umum seperti: asal- usul, tempat asal dan kebudayaan.

Suku Bangsa:  Suatu kesatuan sosial/ golongan manusia yang terikat oleh kesadaran akan kesatuan kebudayaan.

Dasar persamaan suku bangsa di Indonesia:
a.       Kehidupan sosial yang berdasarkan kekeluargaan
b.      Hukum adat
c.       Sistem hak milik tanah
d.      Kekerabatan, adat perkawinan, dan persekutuan bermasyarakat

  1. DIFFERENSIASI AGAMA
Pengelompokan masyarakat berdasar agama yang dipeluk oleh seseorang atau kelompok.

Umat;  Suatu komunitas orang- orang yang menganut agama tertentu.

Agama; Sistem kepercayaan beserta praktiknya, berkenaan dengan hal- hal yang sakral yang menyatukan pengikutnya dalam suatu komunitas moral yang disebut umat (Emile Durkheim).


  1. DIFFERENSIASI KLAN
Pengelompokan masyarakat berdasar garis keturunan, kepercayaan dan tradisi.

Klan: adalah suatu kelompok kekerabatan (genealogis) yang menarik garis keturunan unilateral atau ayah ( patrilineal) / ibu (matrilineal).


  1. DIFFERENSIASI JENIS KELAMIN
Pengelompokan masyarakat berdasar perbedaan ciri fisik/ biologis sebagai kategori sosial yang diperoleh sejak lahir.



  1. DIFFERENSIASI GENDER
Pengelompokan masyarakat berdasar perbedaan sosial, budaya dan psykologis.

Peran gender merupakan pola- pola perilaku yang diharapkan masyarakat sesuai dengan jenis kelaminnya. Misalnya pada masyarakat Jawa, dahulu ada pendapat bahwa tugas wanita adalah 3M (masak, macak dan manak), hal inilah yang kemudian melahirkan ketidaksejajaran kedudukan antara pria dan wanita. Pandangan masyarakat bahwa kedudukan pria lebih tinggi dari wanita disebabkan karena;
a.       Secara biologis, pria lebih kuat daripada wanita
b.      Secara psikologis, memelihara pria lebih mudah daripada wanita
c.       Secara garis keturunan, pria dianggap lebih penting untuk meneruskan garis keturunan.

  1. DIFFERENSIASI PROFESI/ PEKERJAAN
Pengelompokan masyarakat berdasar jenis mata pencaharian yang dilakukan dengan menggunakan teknik atau ketrampilan secara intelektual.

SEMOGA MATERI INI BERMANFAAT UNTUK ANDA, AMIEN...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar